Manado, Sulawesi Utara — Semangat pengabdian tanpa pamrih dan disiplin tinggi yang ditunjukkan oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 Kodim 1309/Manado menuai banyak pujian dari masyarakat. Sejak dimulainya program TMMD di wilayah tersebut, warga merasakan langsung dampak positif dari keterlibatan para prajurit TNI yang tidak hanya membangun secara fisik, tetapi juga menjalin kedekatan emosional dengan masyarakat.
Kegiatan TMMD yang berlangsung di beberapa titik terpencil dan pedesaan di wilayah Kota Manado ini fokus pada pembangunan infrastruktur serta pemberdayaan masyarakat, termasuk perbaikan jalan lingkungan, pembangunan fasilitas umum, hingga kegiatan sosial seperti penyuluhan kesehatan dan wawasan kebangsaan.
Dedikasi Tanpa Batas: TNI Hadir dari Pagi Hingga Malam
Sejumlah warga mengaku kagum atas etos kerja dan kedisiplinan para anggota Satgas TMMD yang bekerja tanpa mengenal waktu dan lelah.
“Kami sangat terharu melihat mereka. Setiap hari sejak pagi sampai malam, tetap bekerja tanpa mengeluh. Mereka betul-betul tulus membantu kami,” ungkap Bapak Ronny, salah satu tokoh masyarakat di lokasi TMMD.
Warga lainnya, Ibu Melda, mengaku bangga bisa menyaksikan langsung kerja nyata TNI di tengah masyarakat. Ia menilai kehadiran Satgas TMMD menjadi bukti bahwa negara benar-benar hadir di tengah rakyat.
“Bukan hanya membangun jalan, mereka juga datang dengan senyuman, sapa warga, bahkan ikut bantu bersih-bersih di rumah ibadah. Kami merasa dihargai dan diperhatikan,” ujarnya.

Baca juga: Harga Cengkih di Kotamobagu Turun Sudah Sepekan, Jadi Segini Per Kilogram
Bukan Sekadar Bangun Infrastruktur, Tapi Juga Bangun Semangat
Komandan Kodim 1309/Manado, Letkol Inf Hasroel Tamin, menjelaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik, tapi juga sebagai bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Satgas TMMD hadir untuk menyentuh aspek kehidupan masyarakat, mulai dari infrastruktur hingga karakter dan wawasan kebangsaan.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya merasakan jalan yang bagus atau bangunan yang baru, tapi juga mendapatkan motivasi dan semangat gotong royong. Inilah esensi TMMD,” ujarnya.
Letkol Hasroel juga mengapresiasi antusiasme warga yang turut membantu proses pembangunan secara sukarela. Sinergi antara TNI dan masyarakat inilah yang menurutnya menjadi kekuatan utama TMMD.
Pembangunan Jalan dan Fasilitas Sosial: Bukti Nyata TMMD di Manado
Dalam program TMMD ke-125 ini, Kodim Manado menargetkan sejumlah pembangunan fisik, di antaranya:
-
Perbaikan dan pengerasan jalan desa sepanjang 2,5 km
-
Pembangunan jembatan kecil penghubung dusun
-
Renovasi rumah ibadah dan sekolah dasar
-
Penyuluhan kesehatan, bela negara, dan pertanian
Seluruh program tersebut didesain untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat dan mempercepat pemerataan pembangunan, terutama di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.
Warga Harap TMMD Terus Dilanjutkan
Melihat manfaat besar dari program ini, warga berharap kegiatan TMMD terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak desa terpencil. Mereka juga merasa bangga karena kampung mereka mendapat perhatian dari pemerintah melalui kehadiran TNI.
“Kami titip salam dan doa untuk bapak-bapak TNI. Semoga selalu sehat, dilindungi dalam tugas, dan terus membawa semangat kebersamaan untuk seluruh rakyat Indonesia,” kata Ibu Yohana, warga lainnya.
Penutup: TMMD, Bukti Nyata TNI Hadir untuk Rakyat
Dengan sikap disiplin, semangat pantang menyerah, dan kedekatan emosional dengan masyarakat, Satgas TMMD ke-125 Kodim Manado berhasil membangun lebih dari sekadar infrastruktur — mereka membangun kepercayaan, semangat kebersamaan, dan harapan baru bagi masyarakat desa.
Program TMMD pun kembali membuktikan bahwa pembangunan bukan hanya tugas pemerintah semata, tetapi kerja kolektif antara rakyat dan tentara, demi mewujudkan desa yang lebih maju, sejahtera, dan mandiri.





