Ruang Manado – Anggota DPRD Kota Manado, Royke Anter dan Amir Liputo, menerima aspirasi para sopir angkutan kota (angkot) terkait operasional Bus Trans Manado. Aspirasi tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan sopir angkot yang menilai kehadiran Bus Trans Manado berdampak pada pendapatan mereka.
Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan terbuka sebagai bagian dari upaya mencari solusi bersama.
Sopir Angkot Keluhkan Penurunan Pendapatan
Dalam pertemuan tersebut, para sopir angkot menyampaikan keluhan terkait berkurangnya jumlah penumpang sejak Bus Trans Manado mulai beroperasi di sejumlah koridor. Mereka berharap pemerintah kota dapat mengatur skema operasional agar tidak mematikan mata pencaharian angkot yang telah lama melayani masyarakat.
“Kami tidak menolak program pemerintah, tapi berharap ada keadilan agar angkot tetap bisa bertahan,” ujar salah satu perwakilan sopir.
DPRD Siap Jembatani Aspirasi
Royke Anter menyampaikan bahwa DPRD Kota Manado membuka ruang dialog bagi semua pihak yang terdampak kebijakan transportasi publik. Menurutnya, aspirasi sopir angkot akan menjadi bahan pembahasan bersama dengan Pemerintah Kota Manado dan instansi terkait.
“Kami akan menjembatani aspirasi ini agar ada solusi yang adil bagi semua,” ujarnya.

Baca juga: 2 Rumah di Mahakeret Timur Terbakar, Damkar Manado Kerahkan 20 Personel
Dorong Skema Integrasi Transportasi
Sementara itu, Amir Liputo menekankan pentingnya integrasi antara angkot dan Bus Trans Manado. Ia menilai angkot masih memiliki peran strategis sebagai pengumpan (feeder) yang menghubungkan permukiman dengan jalur utama Bus Trans Manado.
“Bukan saling mematikan, tapi saling melengkapi. Ini yang perlu kita rumuskan bersama,” kata Amir.
Evaluasi Rute dan Jadwal
Para sopir angkot juga meminta evaluasi rute dan jadwal operasional Bus Trans Manado agar tidak tumpang tindih dengan trayek angkot. Menurut mereka, pengaturan rute yang jelas akan membantu menciptakan persaingan yang sehat dan pelayanan transportasi yang optimal.
Aspirasi tersebut dicatat oleh anggota DPRD untuk dibahas lebih lanjut dalam forum resmi.
Komitmen Carikan Solusi
Royke Anter dan Amir Liputo berkomitmen untuk menyampaikan aspirasi para sopir angkot kepada dinas terkait dan mendorong pembahasan lintas sektor. DPRD berharap solusi yang dihasilkan dapat mengakomodasi kepentingan sopir angkot sekaligus mendukung program transportasi massal yang dicanangkan pemerintah.
Harapan ke Depan
Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari komunikasi berkelanjutan antara sopir angkot, DPRD, dan Pemerintah Kota Manado. Dengan dialog terbuka, diharapkan kebijakan transportasi publik dapat berjalan seimbang, meningkatkan pelayanan masyarakat, serta tetap menjaga keberlangsungan mata pencaharian sopir angkot.





