Manado, Sulawesi Utara – Kawasan wisata Malalayang Beach Walk (MBW) Manado kini tengah menjadi destinasi favorit masyarakat maupun wisatawan luar daerah. Namun, di balik keindahan panorama laut dan fasilitas rekreasi yang tersedia, sejumlah pengunjung menyoroti kondisi toilet umum yang dinilai belum memadai.
Keluhan Pengunjung Soal Toilet Umum
Beberapa pengunjung mengaku kecewa dengan fasilitas toilet yang ada di MBW. Menurut mereka, jumlah toilet masih terbatas dibandingkan dengan jumlah pengunjung yang membludak, terutama di akhir pekan. Selain itu, ada keluhan mengenai kebersihan dan perawatan fasilitas tersebut.
“Tempatnya bagus, pemandangan indah, tapi fasilitas toiletnya kurang. Kadang harus antre lama, dan kebersihan juga perlu ditingkatkan,” ujar salah satu wisatawan asal Tomohon.
Pentingnya Fasilitas Pendukung Wisata
Sebagai kawasan wisata unggulan, fasilitas pendukung seperti toilet, mushola, dan area parkir menjadi faktor penting dalam memberikan kenyamanan bagi wisatawan. Menurut sejumlah pengunjung, keberadaan toilet yang bersih dan memadai akan semakin menambah daya tarik MBW sebagai destinasi andalan Manado.
“Kalau fasilitas dasar seperti toilet terjaga, orang pasti akan lebih betah dan nyaman berlama-lama di sini. Apalagi banyak keluarga yang datang bersama anak-anak,” ucap pengunjung lainnya.

Baca juga: Kemenhub siapkan 23 bus medium atasi kemacetan di Manado
Respons Pengelola MBW
Menanggapi sorotan pengunjung, pihak pengelola MBW menyampaikan bahwa mereka terus melakukan evaluasi dan berupaya meningkatkan kualitas fasilitas publik. Saat ini, kata mereka, sudah ada rencana untuk menambah jumlah toilet umum sekaligus memperkuat sistem perawatan harian.
“Kami memahami masukan masyarakat. Fasilitas toilet memang harus menjadi perhatian utama. Ke depan, penambahan unit toilet dan tenaga kebersihan akan kami lakukan,” jelas salah seorang perwakilan pengelola.
Peran Pemerintah Kota Manado
Selain pengelola, Pemerintah Kota Manado juga disebut memiliki peran besar dalam pengelolaan kawasan wisata ini. Pemkot Manado menegaskan bahwa MBW dibangun untuk memberikan kenyamanan dan kebanggaan bagi masyarakat Sulut, sehingga kritik dan saran dari pengunjung akan menjadi bahan evaluasi.
“Wisata berbasis ruang publik harus ditunjang dengan fasilitas umum yang memadai. Kami akan berkoordinasi dengan pihak pengelola untuk memperbaiki hal-hal teknis seperti toilet, agar pengalaman wisata di MBW semakin berkesan,” ujar pejabat Dinas Pariwisata Manado.
Harapan Pengunjung
Pengunjung berharap agar peningkatan fasilitas, terutama toilet umum, dapat segera direalisasikan. Mereka menilai MBW sudah sangat potensial sebagai ikon wisata kota Manado, sehingga kekurangan kecil seperti toilet jangan sampai menurunkan citra destinasi ini.
“Malalayang Beach Walk sudah bagus sekali, tinggal melengkapi saja. Kalau fasilitasnya maksimal, pasti makin banyak wisatawan yang datang,” kata seorang pengunjung dari Minahasa.
Penutup
Sorotan terhadap fasilitas toilet umum di Malalayang Beach Walk menjadi pengingat bahwa pembangunan destinasi wisata tidak hanya berhenti pada infrastruktur utama, tetapi juga menyangkut detail kebutuhan dasar pengunjung. Dengan komitmen pengelola dan dukungan Pemkot, diharapkan fasilitas MBW semakin lengkap dan mampu memberikan pengalaman wisata yang nyaman, bersih, dan membanggakan bagi masyarakat Sulawesi Utara.






