Manado – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menpar) berkunjung ke Kota Manado untuk melihat langsung perkembangan pembangunan Center of Knowledge and Growth (CKG), sebuah pusat inovasi yang digadang-gadang akan menjadi motor penggerak transformasi kesehatan di Indonesia Timur.
Dalam kunjungannya, Menpar menegaskan bahwa CKG bukan hanya sekadar proyek fisik, tetapi sebuah langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan, riset, dan pendidikan di bidang kesehatan.
“CKG akan menjadi pusat kolaborasi lintas sektor yang mengintegrasikan teknologi, riset medis, dan pendidikan kesehatan. Ini adalah awal dari transformasi yang kita butuhkan,” ujar Menpar.

Baca juga: Lokasi dan Jadwal Joel Tanos Korban Pembunuhan di Manado akan Dimakamkan: Banyak Orang Pasti Datang
Sinergi Kesehatan dan Pariwisata
Menpar juga melihat potensi CKG untuk mengembangkan medical tourism di Sulawesi Utara, khususnya Manado yang memiliki daya tarik alam dan budaya kuat. Dengan fasilitas kesehatan yang mumpuni, diharapkan wisatawan mancanegara tidak hanya datang untuk menikmati keindahan alam,
Manfaat untuk Masyarakat Lokal
Selain membuka peluang kerja bagi tenaga kesehatan, CKG juga diharapkan mendorong tumbuhnya UMKM di sekitar kawasan. Pemerintah pusat, kata Menpar, akan mendukung dari sisi regulasi, promosi, dan sinergi dengan kementerian terkait agar manfaatnya bisa dirasakan secara luas.
Langkah Lanjutan
Menpar optimistis Manado akan menjadi salah satu ikon transformasi kesehatan di Indonesia, sekaligus model bagi daerah lain.
“Transformasi kesehatan ini adalah maraton, bukan sprint. Tapi setiap langkah awal, seperti CKG, akan menentukan masa depan layanan kesehatan kita,” pungkasnya.
“Ketika fasilitas kesehatan berstandar internasional hadir, maka akomodasi, transportasi, kuliner, dan UMKM lokal juga akan ikut terdongkrak. Ini selaras dengan pengembangan destinasi super prioritas dan peningkatan kunjungan wisatawan,” tambahnya.





