Ruang Manado – Dedikasi dan keberanian petugas pemadam kebakaran (Damkar) kembali menjadi sorotan. Seorang petugas Damkar Kota Manado menunjukkan profesionalisme tinggi saat tetap menuntaskan proses evakuasi warga, meski harus menahan rasa sakit akibat disengat kawanan tawon saat menjalankan tugas.
Peristiwa tersebut terjadi ketika petugas Damkar menerima laporan warga terkait keberadaan sarang tawon yang membahayakan keselamatan di kawasan permukiman.
Berawal dari Laporan Warga
Insiden bermula saat Damkar Manado mendapat laporan adanya sarang tawon yang berada di lokasi rawan dan berpotensi mengancam keselamatan warga sekitar. Menindaklanjuti laporan tersebut, sejumlah personel langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi sarang.
Petugas pun mempersiapkan peralatan standar pengamanan dan evakuasi. Namun, situasi di lapangan ternyata lebih berisiko dari perkiraan.
Diserang Kawanan Tawon Saat Bertugas
Saat proses evakuasi berlangsung, kawanan tawon tiba-tiba menyerang petugas yang berada paling dekat dengan sarang. Salah seorang petugas mengalami beberapa sengatan di bagian tubuhnya.
Meski merasakan perih dan nyeri akibat sengatan tawon, petugas tersebut memilih tetap melanjutkan tugasnya demi memastikan evakuasi sarang tawon dapat diselesaikan dan tidak lagi membahayakan warga.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/DAMKAR-MANADO-Seorang-petugas-Damkar-Manado-terbaring-di-rumah-sakit90.jpg)
Baca juga: Pantai Karangria Jadi Pilihan Warga Manado untuk Bersantai Saat Long Weekend
Tetap Fokus Demi Keselamatan Warga
Dengan menahan rasa sakit, petugas Damkar itu tetap fokus menyelesaikan proses evakuasi hingga tuntas. Rekan-rekannya turut memberikan bantuan dan pengamanan tambahan agar proses evakuasi berjalan aman dan terkendali.
Keputusan petugas untuk tidak menghentikan tugasnya dilakukan demi mencegah potensi serangan lanjutan terhadap warga sekitar, khususnya anak-anak dan lansia.
Setelah Evakuasi, Petugas Dapat Penanganan Medis
Usai evakuasi dinyatakan selesai dan lokasi dinyatakan aman, petugas yang disengat tawon langsung mendapatkan penanganan medis. Ia mengalami pembengkakan ringan akibat sengatan, namun kondisinya berangsur membaik setelah mendapat perawatan.
Pihak Damkar memastikan bahwa keselamatan personel tetap menjadi prioritas, meski dalam banyak situasi petugas kerap dihadapkan pada risiko tinggi di lapangan.
Apresiasi dari Warga dan Pimpinan
Aksi heroik petugas Damkar tersebut mendapat apresiasi dari warga setempat. Mereka menyampaikan rasa terima kasih karena petugas tetap menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab meski dalam kondisi tidak nyaman.
Pimpinan Damkar Kota Manado juga memberikan penghargaan atas dedikasi dan loyalitas petugasnya yang dinilai mencerminkan semangat pengabdian serta nilai kemanusiaan dalam pelayanan publik.
Tugas Damkar Tak Hanya Padamkan Api
Peristiwa ini menjadi gambaran bahwa tugas pemadam kebakaran tidak hanya terbatas pada memadamkan api. Damkar juga kerap terlibat dalam berbagai operasi nonkebakaran, seperti evakuasi hewan berbahaya, penyelamatan warga, hingga penanganan kondisi darurat lainnya.
Risiko yang dihadapi petugas pun beragam, mulai dari luka fisik, paparan asap, hingga serangan hewan berbahaya seperti tawon.
Teladan Pengabdian dan Keberanian
Kisah petugas Damkar Manado ini menjadi teladan tentang arti pengabdian dan keberanian dalam menjalankan tugas. Dedikasi yang ditunjukkan mencerminkan komitmen petugas Damkar untuk selalu hadir dan melindungi masyarakat, apa pun risikonya.
Diharapkan, kisah ini dapat menumbuhkan apresiasi publik terhadap peran pemadam kebakaran serta menjadi pengingat bahwa keselamatan warga sering kali dijaga oleh pengorbanan para petugas di garis depan.





