Ruang Manado – Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang beraktivitas di Kawasan Kuliner Kampung Cina menghasilkan sejumlah kesepakatan penting. Salah satu poin utama adalah komitmen pengawasan berkelanjutan terhadap pengelolaan kawasan tersebut.
RDP digelar sebagai respons atas berbagai aspirasi dan keluhan pelaku UMKM terkait pengaturan, fasilitas, dan keberlangsungan usaha di kawasan kuliner tersebut.
Serap Aspirasi Pelaku UMKM
Dalam RDP tersebut, para pelaku UMKM menyampaikan berbagai masukan kepada DPRD Manado, mulai dari persoalan penataan lapak, kebersihan kawasan, hingga kepastian aturan berjualan. Mereka berharap kawasan kuliner Kampung Cina dapat dikelola lebih tertib dan memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung.
DPRD Manado menegaskan komitmennya untuk menjadi jembatan antara pelaku UMKM dan pemerintah kota.
Komitmen Pengawasan DPRD
DPRD Manado menyatakan akan melakukan pengawasan secara berkala terhadap pengelolaan kawasan kuliner Kampung Cina. Pengawasan tersebut mencakup penerapan aturan yang adil, penggunaan fasilitas umum, serta kebijakan pemerintah kota yang berdampak langsung pada pelaku UMKM.
Langkah ini diharapkan dapat mencegah munculnya persoalan baru yang merugikan pedagang.

Baca juga: Kota Manado Diterjang Cuaca Buruk, Pesisir Pantai Sindulang Penuh dengan Sampah
Penataan Kawasan Jadi Perhatian Utama
Penataan kawasan menjadi salah satu fokus utama dalam pembahasan RDP. DPRD Manado mendorong pemerintah kota untuk melakukan penataan yang memperhatikan aspek estetika, kebersihan, dan keamanan tanpa mengabaikan kepentingan UMKM.
Kawasan kuliner diharapkan tidak hanya menjadi pusat ekonomi rakyat, tetapi juga destinasi wisata yang nyaman.
Jamin Kepastian Berusaha bagi UMKM
DPRD Manado menekankan pentingnya kepastian berusaha bagi pelaku UMKM. Aturan yang jelas dan konsisten dinilai sangat dibutuhkan agar pedagang dapat menjalankan usaha dengan tenang tanpa khawatir adanya penertiban mendadak.
Kepastian ini diharapkan mampu mendorong UMKM untuk berkembang dan meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha.
Sinergi DPRD dan Pemkot Manado
Dalam RDP tersebut, DPRD Manado juga menegaskan perlunya sinergi yang kuat dengan Pemerintah Kota Manado. Koordinasi lintas perangkat daerah dinilai penting untuk memastikan kebijakan yang diterapkan benar-benar berpihak kepada UMKM.
DPRD berkomitmen mendorong Pemkot Manado agar lebih responsif terhadap aspirasi pedagang.
Kawasan Kuliner sebagai Penggerak Ekonomi Lokal
Kawasan Kuliner Kampung Cina dinilai memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi lokal dan destinasi kuliner khas Kota Manado. Dengan pengelolaan yang baik, kawasan ini dapat menjadi ruang usaha yang produktif sekaligus mendukung sektor pariwisata.
DPRD berharap potensi tersebut dapat dimaksimalkan melalui kebijakan yang tepat.
Tindak Lanjut Hasil RDP
Sebagai tindak lanjut hasil RDP, DPRD Manado akan memantau implementasi kesepakatan yang telah dicapai. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk memastikan kebijakan berjalan sesuai harapan dan tidak merugikan pelaku UMKM.
Jika ditemukan kendala, DPRD membuka ruang dialog lanjutan bersama pelaku UMKM dan pemerintah kota.
Harapan UMKM Kampung Cina
Pelaku UMKM berharap hasil RDP tidak berhenti pada tataran wacana, tetapi diwujudkan dalam tindakan nyata di lapangan. Mereka menginginkan pengelolaan kawasan yang lebih tertib, adil, dan mendukung keberlanjutan usaha.
Dengan adanya pengawasan DPRD, pelaku UMKM optimistis kawasan kuliner Kampung Cina dapat berkembang lebih baik ke depan.






