Ruang Manado – Aparat kepolisian mengungkap alasan tindakan tegas terukur berupa penembakan ke arah kaki terhadap tiga pelaku pengeroyokan yang diamankan di wilayah Dendengan Dalam. Tindakan tersebut dilakukan karena para pelaku melakukan perlawanan aktif dan membahayakan keselamatan petugas saat proses penangkapan.
Kasus pengeroyokan ini sempat menggegerkan warga setempat dan menjadi perhatian publik setelah videonya beredar di media sosial.
Pelaku Melawan Saat Akan Ditangkap
Pihak kepolisian menjelaskan bahwa penembakan dilakukan sebagai langkah terakhir setelah upaya persuasif tidak diindahkan. Saat akan diamankan, ketiga pelaku justru berusaha melarikan diri dan melawan petugas.
Dalam kondisi tersebut, polisi menilai tindakan tegas terukur perlu dilakukan guna mencegah risiko yang lebih besar, baik terhadap petugas maupun masyarakat sekitar.
“Tindakan penembakan diarahkan ke kaki dan dilakukan sesuai prosedur karena pelaku membahayakan keselamatan petugas,” jelas perwakilan kepolisian.
Pengeroyokan Picu Keresahan Warga
Peristiwa pengeroyokan yang terjadi di Dendengan Dalam itu mengakibatkan korban mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis. Aksi kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama tersebut memicu keresahan warga karena terjadi di lingkungan permukiman.
Polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan setelah menerima laporan dari masyarakat dan mengidentifikasi para pelaku berdasarkan keterangan saksi serta bukti di lapangan.
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Polresta-Manado-easrgwergher.jpg)
Baca juga: Richard Sualang Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum KONI Manado, Kebanggaan Bagi Kami
Penangkapan dan Pengamanan Barang Bukti
Dalam proses penangkapan, polisi berhasil mengamankan ketiga pelaku beserta sejumlah barang bukti yang diduga digunakan saat melakukan pengeroyokan. Para pelaku kemudian dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah penembakan, ketiga pelaku juga langsung mendapatkan perawatan medis sebelum menjalani proses hukum.
Polisi Tegaskan Penindakan Sesuai SOP
Kepolisian menegaskan bahwa tindakan penembakan yang dilakukan telah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) kepolisian. Penembakan dilakukan bukan untuk melumpuhkan secara permanen, melainkan menghentikan perlawanan dan upaya melarikan diri.
Langkah ini diambil demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memastikan proses penegakan hukum berjalan dengan aman.
Terancam Jerat Hukum Pengeroyokan
Atas perbuatannya, ketiga pelaku terancam dijerat dengan pasal pengeroyokan sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman pidana penjara.
Penyidik masih mendalami motif pengeroyokan serta kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.
Imbauan Polisi kepada Masyarakat
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak main hakim sendiri dan menyelesaikan setiap permasalahan melalui jalur hukum. Masyarakat juga diminta untuk segera melapor jika melihat atau mengetahui adanya tindak kekerasan di lingkungan sekitar.
Polisi memastikan akan bertindak tegas terhadap setiap bentuk kejahatan yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Manado.







