Ruang Manado – Pemerintah Kota Manado terus mendorong penerapan kebijakan pembatasan penggunaan kantong plastik sekali pakai dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengurangi volume sampah plastik yang selama ini menjadi salah satu permasalahan lingkungan di perkotaan.
Libatkan Tokoh Agama dalam Sosialisasi
Pemerintah Kota Manado menilai tokoh agama memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan-pesan kepada masyarakat.
Melalui kegiatan keagamaan seperti ceramah, khotbah, maupun pertemuan komunitas, para tokoh agama diharapkan dapat membantu mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai.
Pendekatan ini dinilai efektif karena tokoh agama memiliki pengaruh yang cukup besar dalam membentuk kesadaran dan perilaku masyarakat.

Baca juga: Sepanjang Tahun 2025, DLH Manado Tebang dan Pangkas 935 Pohon, Potensi Membahayakan
Upaya Kurangi Sampah Plastik
Kebijakan pembatasan kantong plastik sekali pakai merupakan bagian dari langkah pemerintah daerah untuk menekan jumlah sampah plastik yang terus meningkat.
Sampah plastik yang tidak terkelola dengan baik dapat mencemari lingkungan, termasuk sungai dan laut, serta berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif bagi ekosistem.
Dengan mengurangi penggunaan kantong plastik, diharapkan volume sampah plastik dapat berkurang secara signifikan.
Dorong Perubahan Perilaku Masyarakat
Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk mulai beralih menggunakan kantong belanja yang dapat digunakan kembali sebagai alternatif pengganti plastik sekali pakai.
Selain itu, para pelaku usaha dan pusat perbelanjaan juga didorong untuk mendukung kebijakan ini dengan menyediakan opsi ramah lingkungan bagi para pelanggan.
Kolaborasi untuk Lingkungan yang Lebih Baik
Pemerintah Kota Manado berharap dukungan dari tokoh agama serta berbagai elemen masyarakat dapat memperkuat pelaksanaan kebijakan tersebut.
Melalui kolaborasi yang baik, upaya mengurangi penggunaan plastik sekali pakai diharapkan dapat berjalan efektif dan memberikan dampak positif bagi kelestarian lingkungan di Kota Manado.





